Posts

Kemampuan Membaca

Image
Sejak sebelum menikah dan memutuskan untuk menyekolahkan di rumah anak-anak saya kelak, saya menyadari bahwa kemampuan membaca menjadi salah satu kunci penting dalam proses belajar mereka. Dalam pikiran saya waktu itu, jika anak-anak sudah bisa membaca, maka akan banyak beban yang berkurang karena mereka akan bisa membaca sendiri buku-bukunya juga berbagai informasi yang ia perlukan. Jadilah, sejak masih hamil anak pertama saya sibuk menyiapkan bahan-bahan belajar membaca untuk bayi. Syukurlah keinginan impulsif saya itu kemudian disadarkan dengan banyak artikel-artikel Better Late Than Earlier , maupun tentang makna pendidikan yang sesungguhnya. Saat anak sudah bisa membaca di usia dini, lalu apa? Sekedar untuk kebanggaan saya kah? Agar saya dikatakan sebagai ibu hebat? Apakah kemampuan membunyikan hurufnya akan sejalan dengan keinginannya untuk memahami bacaan? Bagaimana jika kelak justru ia membaca hal-hal yang belum waktunya ia baca? Berbagai pertanyaan-pertanyaan semacam itu ber...

Patuh dengan Sukacita

Seringkali kita menganggap bahwa kata patuh identik dengan terkekang. Patuh pada otoritas berarti tidak bisa berbuat semau gue karena ada aturan yang berlaku. Adanya aturan yang harus dipatuhi juga berarti ada konsekuensi atau hukuman yang harus diterima jika aturan itu tidak dipatuhi. Hal - hal semacam ini agaknya membuat kita merasa kepatuhan adalah suatu hal kaku yang tidak bisa membebaskan diri kita. Bagi seorang pemimpin, memiliki anak buah yang patuh juga bisa membuatnya menjadi otoriter. Tidak jarang pemimpin yang kemudian bertindak semena mena karena anak buahnya mau menuruti apapun katanya. Itu sebabnya, akhirnya kekuasaan mampu memabukkan seseorang. Sebab memiliki otoritas merupakan ujian berat,  keinginan menggunakan ego bisa mengalahkan kepentingan yang sebenarnya. Kejemuan pada otoritas yang otoriter akhirnya membuat banyak orang merindukan kebebasan. Bebas berbuat apapun, bebas menentukan jalan hidup, bebas mengatur diri sendiri, dan kebebasan-kebebasan lain. Mer...

Mengimani Ide yang Tertabur

Berbagi cerita, bagi saya, sama menyenangkannya dengan mendengarkan cerita. Kalau ada pepatah yang berkata bahwa saat kita berbagi ilmu maka ilmu kita akan bertambah banyak, saya termasuk orang yang mengamini pepatah tersebut. Entah berapa ribu kali pepatah tersebut terjawantahkan dalam kehidupan nyata saya, dan sebab itu pula mengajar menjadi salah satu kegiatan kesukaan saya. Kemarin saat berkesempatan berbagi cerita tentang pendidikan karakter ala Charlotte Mason di sebuah kafe di bilangan Jakarta Selatan, saya pun belajar banyak. Salah satunya saat seorang peserta meminta solusi tentang bagaimana menangani anaknya, yang berusia 3,5 tahun, yang suka bermain sabun cuci tangan di wastafel. Sang ibu bingung karena sudah berulang kai diingatkan tapi sang anak terus saja mengulanginya. Sejujurnya saya bukan seorang yang ahli dalam menjawab pertanyaan teknis seperti itu, sebab rasanya teknis parenting saya saja agak kacau, tapi rupanya disitulah Tuhan ingin mengajarkan saya. Saat hend...

Alasan (Tetap) Memilih Homeschooling - Part 3

Image
Sebuah Perjalanan Spiritual Bulan depan sulung kami, Taci, memasuki usia 10 tahun. Tidak terasa sudah sejauh itu pula kami nyemplung  ke dalam ide untuk tidak menyekolahkan anak-anak kami. Perjalanan homeschooling kami, seperti layaknya perjalanan kehidupan, sangat naik turun dengan beragam cerita yang kadang membuat tersenyum, namun tak jarang pula membuat merenung..betapa kami telah salah melakukan banyak hal. Kesalahan memang jadi bagian dalam proses homeschooling kami, baik dalam teknis maupun pemahaman. Akan tetapi dari kesalahan itulah kami belajar banyak. Sampai hari ini pun, rasanya belum ada yang benar benar berjalan dengan sempurna. Si kakak memang kadang menunjukkan perilaku atau perkataan yang menjadi buah dari makanannya selama ini, namun seringpula ia masih bertindak kekanak-kanakan atau mengimitasi perilaku buruk kami. Pun begitu dengan si adik yang super keras kepala, meski cerdas namun membuatnya mau menuruti perintah kami pada saat pertama (atau kalau dala...

Alasan Memilih Homeschooling - Part 2

Image
Pemahaman Baru Tentang Arti Pendidikan Setelah menikah, saya mengungkapkan keinginan agar anak anak kami kelak masuk sekolah mulai SD saja, dan ternyata suami sangat setuju. Jadilah sejak hamil anak pertama kami sudah sibuk mencari berbagai macam informasi mengenai teknis pendidikan anak dan juga mengenai homeschooling. Saya sempat jadi ibu yang ingin anaknya berprestasi sejak dini. Bahkan sempat juga membuat kartu kartu bayi belajar baca saat masih hamil, dengan harapan saat anak saya lahir nanti akan segera bisa belajar membaca. Rasanya pasti membanggakan sekali kalau anak saya kelak bisa mencengangkan banyak orang dengan kemampuan yang dimilikinya sebelum anak-anak lain seusianya memilikinya. Jadilah berbagai buku anak, lagu anak, video edukatif sudah saya mulai kumpulkan sejak si kakak belum lahir. Sangat ambisius! Pemahaman tersebut baru perlahan lahan bergeser setelah saya bertemu (di dunia maya) dengan para orangtua homeschoolers. Awalnya, saya mencari informasi meng...